Senin, 22 Desember 2014

Politani Mendiri


Politani- Selasa(9/12) menjadi hari sangat bermakna bagi semua pihak dalam acara “Kemandirian Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh” yang menjadi langkah awal politani. Kemandirian politani didasarkan pada keputusan menteri pendidikan SK Mendikbud RI No. 231/MPK.A4/KP/2014 Tanggal 13 Oktober 2014.
            “Dua puluh satu perusahaan telah merekrut lulusan Politeknik Pertanian Universitas Andalas” sahut Direktur Politani. Alumni menjadi salah satu bukti politani telah menjadi perguruan tinggi yang telah berkompeten di bidangnya.
Dalam acara itu juga dihadiri oleh berbagai kalangan. Dalam acara itu juga dihadiri oleh Prof. Dr, Ir. Musliar Kasim, MS, mantan Wakil Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia bidang Pendidikan periode 2009-2014. Bapak Musliar Kasim juga memberikan kuliah umum dengan judul “PERANAN PENDIDIKAN VOKASI DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL DI ERA GLOBALISASI”.
Acara ini juga diwarnai pemberian beasiswa dari berbgai pihak untuk para peraih IP tertinggi masing-masing Program Studi. Bank Mandiri Syariah juga ikut andil dalam pemberian beasiswa kepada para mahasiswa terpilih sebanyak Rp 2.000.000,- per mahasiswa.
            “Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh sudah 25 tahun dibawah naungan Universitas Andalas”, tambah Ddirektur Politani. Selama dibawah naungan Universitas Andalas-Politani-telah meluluskan sebanyak 4.003 mahasiswa dari dua puluh lima angkatan.
            Politani telah mempunyai tiga jurusan dengan sepuluh program studi. Semua program studi telah mendapatkan Surat Keputusan dari DIKTI. Proses pembangunan politani telah dimulai pada tahun 1986/1987. Dalam Pidato Direktur Politani menambahkan, “Pembanggunan sumberdaya manusia ditetapkan oleh Dirjen Dikti melalui keputusan nomor : 43/DIKTI/KEP/1987 tanggal 1 September 1987”. Pertama berdiri politani mempunyai 5 ProgramStudi dalam 3 jurusan. Perkulihan Politani dimulai pada tanggal 6 Februari 1989.
            Politani juga mempunyai program studi diluar domisilinya. Politani mempunya tiga jurusan Direktur menambahkan ada 3 Program Studi diluar domisilinya. “Program studi ini adalah Di ploma II Tanaman Karet, Diploma II ternak Potong dan Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan” tambah direktur.
            Acara juga dimeriahkan oleh tari pasambahan dan paduan suara dengan penampilan yang sangat bagus. Tari maupun paduan suara adalah salah satu potensi mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang tidak bisa dipandang sebelah mata.(IHR)


Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh



Politani- Selasa(9/12) menjadi hari sangat bermakna bagi semua pihak dalam acara “Kemandirian Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh” yang menjadi langkah awal politani. Kemandirian politani didasarkan pada keputusan menteri pendidikan SK Mendikbud RI No. 231/MPK.A4/KP/2014 Tanggal 13 Oktober 2014.
            “Dua puluh satu perusahaan telah merekrut lulusan Politeknik Pertanian Universitas Andalas” sahut Direktur Politani. Alumni menjadi salah satu bukti politani telah menjadi perguruan tinggi yang telah berkompeten di bidangnya.
Dalam acara itu juga dihadiri oleh berbagai kalangan. Dalam acara itu juga dihadiri oleh Prof. Dr, Ir. Musliar Kasim, MS, mantan Wakil Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia bidang Pendidikan periode 2009-2014. Bapak Musliar Kasim juga memberikan kuliah umum dengan judul “PERANAN PENDIDIKAN VOKASI DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL DI ERA GLOBALISASI”.
Acara ini juga diwarnai pemberian beasiswa dari berbgai pihak untuk para peraih IP tertinggi masing-masing Program Studi. Bank Mandiri Syariah juga ikut andil dalam pemberian beasiswa kepada para mahasiswa terpilih sebanyak Rp 2.000.000,- per mahasiswa.
            “Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh sudah 25 tahun dibawah naungan Universitas Andalas”, tambah Ddirektur Politani. Selama dibawah naungan Universitas Andalas-Politani-telah meluluskan sebanyak 4.003 mahasiswa dari dua puluh lima angkatan.
            Politani telah mempunyai tiga jurusan dengan sepuluh program studi. Semua program studi telah mendapatkan Surat Keputusan dari DIKTI. Proses pembangunan politani telah dimulai pada tahun 1986/1987. Dalam Pidato Direktur Politani menambahkan, “Pembanggunan sumberdaya manusia ditetapkan oleh Dirjen Dikti melalui keputusan nomor : 43/DIKTI/KEP/1987 tanggal 1 September 1987”. Pertama berdiri politani mempunyai 5 ProgramStudi dalam 3 jurusan. Perkulihan Politani dimulai pada tanggal 6 Februari 1989.
            Politani juga mempunyai program studi diluar domisilinya. Politani mempunya tiga jurusan Direktur menambahkan ada 3 Program Studi diluar domisilinya. “Program studi ini adalah Di ploma II Tanaman Karet, Diploma II ternak Potong dan Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan” tambah direktur.
            Acara juga dimeriahkan oleh tari pasambahan dan paduan suara dengan penampilan yang sangat bagus. Tari maupun paduan suara adalah salah satu potensi mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang tidak bisa dipandang sebelah mata.(IHR)

Senin, 15 Desember 2014

Pertanian Menjadi Kunci



Musliar Kasim menjadi pemateri kuliah umum di Politani dalam acara Kemandirian Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh di Gedung Serba Guna. Kuliah umum dengan judul “PERANAN PENDIDIKAN DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL DI ERA GLOBALISASI” disampaikan kepada para mahasiswa beserta tamu undangan yang hadir, Selasa(9/12).
“Pendidikan memiliki 3 kunci utama yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap” sahut Guru Besar Agronomi Falkutas Pertanian Universitas Andalas. Ketiga sikap ini tidak harus ditanamakan kepada mahasiswa saja tetapi untuk semua kalangan. Pendidikan ketiga sikap ini sudah tercermin didalam kurikulum 2013 untuk sekolah.
Pertanian menjadi prioritas, karena untuk menutupi kebutuhan pokok kita masih saja import. Pendidikan vokasi mengambil andil besar dalam pembangunan bangsa. “meninggkatkan kompetensi adalah solusi dari permasalahan bangsa ini” ungkap pemateri. Peningkatan kompetensi bukan hanya dilakukan oleh mahasiswa tetapi juga harus dilakukan dosen selaku tenaga pendidik.  
Mahasiswa menjadi pemenggang kemajuan bangsa untuk masa yang aka datang. “Semua mahasiswa politani harus bersyukur karena bisa kuliah di politani, karena pertanian tidak akan pernah mati” tambah Musliar Kasim.  Pertanian adalah sektor yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan.
“kekuatan alumni Politani sebagai pendidikan vokasi adalah di keterampilan yang dimilikinya” sahut pemateri. Mahasiswa politani diharapkan mempunyai keterampilan untuk dapat diterima di masyarakat nantinya.
Kalimat penutup disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia bidang Pendidikan periode 2009-2014 “Semoga Politani semakin Maju”.